PELAIHARI, banuapost.co.id–
Pencarian terhadap Seprinus (21), pekerja sawit di PT GMK yang dinyatakan
hilang di bekas gailan tambang batubara di Desa Damit Hulu, Batu Ampar, Tanah
Laut, hingga berita ini dilansir, masih dilakukan anggota BPBD Tala dan warga
setempat.
Pekerja di bagian panen itu dinyatakan hilang sejak Selasa
(1/10),usai menceburkan diri ke danau eks tambang PT TKD sekitar pukul 14:00 Wita.
Dia bersama lima rekannya, mandi bersama karena air bersih
di pemukiman karyawan terbatas akibat kemarau.
Bahkan adik korban, Yohana (18), yang ikut dalam pencarian, tak henti-hentinya berteriak memanggil nama kakaknya itu.
Yohana yang tak mampu menutupi kesedihannya, datang setelah dijemput dan diantar rekan-rekannya asal NTT, sesama pekerja sawit di PT GMK tersebut.
Remaja itu memang dijemput korban dari kampungnya di Kecamatan Boking, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timurm, untuk ikut bekerja membantu melepas buah sawit.
Khusus untuk pencarian korban ini, Kepala Pelaksana BPBD
Tala, M Kusri, terpaksa juga turun ke lapangan untuk mengkoordinir anggotanya
yang sejak kejadian sudah melakukan penyisiran permukaan danau. (zkl/foto: ist)
