BANJARMASIN, banuapost.co.id– Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin, Bank Kalsel membantu pemasangan Alat Perekam Transaksi (APT) usaha secara online.
“Selama 2019 hingga 2020, paling tidak akan terpasang 400
unit, baik di hotel, restoran maupun tempat hiburan,” ujar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Banjarmasin,
Subhan Nor Yaumil.
Subhan mengungkapkan soal alat perekam transaksi ini di sela-sela
kegiatan Raker Forum Komunikasi Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten/Kota se
Kalsel dan Sosialisasi Implementasi A PT Usaha Secara Online di sebuah hotel,
Sabtu (23/11).
Tak ditampik Subhan, berkat alat yang sudah terpasang di
beberapa hotel, restoran dan tempat hiburan, PAD Kota Banjarmasin menjelang
berakhirnya 2019 ini, sudah tembus Rp 360 miliar lebih.
“Karena itu kita harapankan PAD Kota Banjarmasin semakin
meningkat dengan adanya pemasangan alat perekam transaksi ini,” imbuh Subhan.
Begitupun dengan seluruh wajib pajak, lanjut Subhan,
diingatkan agar menyampaikan laporan perpajakannya secara tepat dan benar.
Menurut Subhan, keberadaan alat perekam transaksi ini
untuk mempermudah masyarakat Kota Banjarmasin, termasuk dalam membayar PBB. Dengan
pilihan ini, masyarakat tidak harus terpaku datang ke Bank atau datang ke badan
keuangan.
“Apabila telah memiliki aplikasi Go-Pay, mereka bisa
membayar pajak di mana pun berada,” jelas Subhan.
Ke depan, sambung Subhan, akan dikembangkan lagi selain Go-Pay
juga Tokopedia, Bukalapak dan Kantor Pos serta dengan Ovo.
“Jadi intinya untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi
kewajibannya membayar pajak,” tandas Subhan. (sai/foto: sasi)
