KOTABARU, banuapost.co.id– Dua hari pasca kebakaran yang meluluhlantakan ratusan rumah di Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, Kotabaru, bantuan terus mengalir.
Akibat amuk api ini, para korban yang jumlahnya
diperkirakan sekitar 750 jiwa, memang menerima bantuan bahan makanan dan
pakaian laik pakai.
Namun dari sejumlah bantuan yang didatangkan, sebagian
korban mengaku ada kebutuhan mereka yang belum terpenuhi. Khususnya kaum ibu
dan anak-anak, yang mengaku sangat memerlukan pakaian dalam dan popok bayi.
Begitupun meski sudah ada dapur umum, namun sebagian
korban mengaku memerlukan peralatan dapur. Seperti kompor, piring, gelas,
sendoj, garpu dan sebagainya.
“Kalau beras, air minum memang ada bantuan. Tapi untuk
pakaian layak pakai, kalau tidak sedang, ya kami tidak bisa ambil. Kami
berharap ada bantuan pakaian dalam, popok bayi, alas tilam (sprei), bantal dan lainnya,” kata Syamsiah, salah satu
perempuan yang rumahnya ikut terbakar.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kalsel, Siti Nuryani,
mengaku belum tahu adanya permintaan bantuan dari para korban. Namun siap
mengakomodiri permintaan para korban tersebut.
Menurut Siti Nuryani, pasca mengirim bantuan tanggap
darurat tahap pertama, saat ini pihaknya juga mengkoordinir penggalangan dana
dari para ASN di lingkup Pemprov Kalsel.
“Kami sengaja fokus penggalangan dana. Sehingga bisa diperuntukan
sesuai kebutuhan para korban,” jelas Siti Nuryani. (emy/foto: ist)
