BATULICIN, banuapost.co.id– Komunitas Hijab Sar’I (KHS) Tanah Bumbu, membagikan jamu ke petugas medis di beberapa rumah sakit di Batulicin, Jumat (27/3).
Pembagian ramuan tradisional yang berkhasiat untuk
meningkatkan daya tahan tubuh, merupakan bentuk kepedulian KHS terhadap para
tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan korban virus korona atau covid
19 yang saat ini menjadi momok.
“Jika sebelumnya setiap Jumat kami membagikan
sedekah nasi untuk kaum dhuafa, pekan ini kami membagikan jamu untuk tenaga
medis. Ini sebagai empati kami terhadap perjuangan-pejuang kemanusiaan bidang
kesehatan yang mempertaruhkan diri untuk orang lain,” jelas Ketua KHS
Tanah Bumbu. Yulita Hasmi.
Tenaga medis sengaja dipilih sebagai sasaran dalam
gerakan ini, sambung Yulita, karena mereka berada di garda terdepan dalam penanganan
wabah covid 19.
“Bahkan tenaga medis juga orang yang paling rentan
tertular wabah yang telah merengut nyawa ribuan warga dunia ini,” imbuh Yulita.
Pembagian jamu yang telah dikemas dalam botol tersebut, tak
ditampik Yunita, merupakan himpunan donasi dari beberapa donatur tetap
KHS.
Jamu trasional yang dibagikan, menurut Yulita, merupakan
olahan rumahan anggota komunitasnya. Komposisi bahannya ramuan alami yang
dipercaya turun temurun berkhasiat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh.
“Memang belum ada kajian khasiat ramuan ini secara
khusus untuk menangkal virus korona. Namun setidaknya dengan meminum ramuan ini,
tubuh akan selalu fit dan bugar. Sehingga dapat mengantisipasi terjangkitnya
virus,” ujarnya.
Yulita mengapresiasi tingginya animo donatur tetap
komunitasnya untuk peduli terhadap mewabahnya korona. Kurang dari sepekan, sudah
terhimpun dana yang cukup untuk mengolah ratusan botol jamu.
“Eksistensi kami tidak lain atas dukungan donatur.
Insya Allah, jika atensi dari donatur kami cukup tinggi, gerakan pembagian ini
tidak hanya dilakukan di pekan ini, tapi akan berlanjut,” pungkasnya. (yb/uza/foto: ist)