BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau orang yang memiliki gejala terinfeksi virus korona di Kalsel, terus berkurang.
Data Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan
Penangan Covid-19 Kalsel, jumlah PDP yang diisolasi di Ruang Bougenville RSUD
Ulin Banjarmasin, hingga Jumat (27/3) sore pukul 16:00 Wita, tersisa lima
orang.
Sehari sebelumya, jumlah PDP sebanyak enam orang. Namun
berkurang pasca keluarnya hasil uji laboratorium Pasien Ulin – 6 yang
dinyatakan negatif terinfeksi virus korona.
“Kondisi pasien masih lemah. Namun hasil uji
laboratoriumnya, dinyatakan negatif,” tandas sekretaris sekaligus Juru Bicara
Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel, M Muslim, lewat video pernyataan kepada awak
media, Jumat (27/3).
Sementara untuk PDP lainnya, seperti Pasien Ulin– 10,
seorang laki–laki usia 45 tahun, masih mengalami sesak nafa dan batuk.
Kemudian, pasien Ulin 11, laki –laki 56 tahun, kondisinya stabil. Tidak lagi
mengalami demam dan sesak nafas.
Selanjutnya, Pasien Ulin 12, seorang wanita 51
tahun, masih lemas dan sesak. Pasien Ulin
13, laki-laki 21 tahun, kondisinya stabil. Terakhir, Pasien Ulin 14, wanita 36
tahun, masih batuk.
“Total hingga hari ini, masih ada 5 PDP yang diisolasi di
RSUD Ulin. Ditambah satu pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif
terinfeksi virus corona. Untuk Pasien Ulin 1 yang positif itu, kondisi
kesehatannya semakin membaik,” ujar Muslim.
Sebelumnya, jumlah PDP yang dirawat di RSUD Ulin mencapai
14 orang. Namun berkurang setelah tujuh orang dinyatakan negatif terinfeksi
virus korona. Sedangkan satu lagi, dinyatakan positif.
Sedang Orang Dalam Pemantauan (ODP), data terakhir
sebanyak 993 orang. Jumlah ini bertambah dari sehari sebelumnya, sebanyak 899
orang.
ODP merupakan orang yang mempunya riwayat kontak atau
bepergian dari daerah terjangkit yang kemudian melapor ke petugas untuk
dilakukan pemantaun tanpa isolasi. (emy/foto:
ist)