PELAIHARI, banuapost.co.id– Program Bupati Tala, Gapura Karomah (Gerakan Peningkatan Usaha Rakyat Melalui Kredit Tanpa Bunga dan Rente Bagi Ekonomi Lemah) di rakorkan tim evaluasinya.
Evaluasi yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Setdakab
Tala, Selasa (10/3), mengingat telah dilounching sejak Oktober 2019.
Sekdakab Tala, Dahnial Kifli, yang meminpin rakor di dampingi
Assisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Hairin.
Dahnial megingatkan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) selaku
pihak penyalur kredit program Gapura Karomah, menyelesaikan masalah yang ada di
lapangan.
Karena setelah beberapa bulan berjalan, ada laporan yang
masuk dari kelompok pelaku usaha. Meski sudah mengajukan, tapi belum ada
survey.
“Tolong BPR selesaikan persoalan yang ada di lapangan. Sehingga
para kelompok pelaku usaha bisa dengan mudah untuk proses ajukan pinjaman dan
pencairan yang tidak membutuhkan waktu yang lama,” tandas Dahnial.
Menanggapi permintaan Sekdakab Dahnial, pihak BPR
mengungkapkan persoalan yang ada di lapangan, yaitu banyaknya pengajuan kredit.
Sehingga harus menyeleksi pengajuan untuk
yang memang layak untuk di survey.
Selain banyaknya pengajuan, jarak yang jauh untuk
melakukan survey juga menjadi kendala. Sehingga menghambat tim survey yang ada
di lapangan untuk mendatangi lokasi.
Turut berhadir dalam rapat evaluasi, perwakilan PT Bank
Perkreditan Rakyat dan perwakilan SKPD lingkup Pemkab Tala. (zkl/foto: ist)