MUARA TEWEH, banuapost.co.id- Sungai Barito meluap akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, sejumlah jalan dan pemukiman di Kota Muara Teweh, Barito Utara, tergenang.
Umumnya wilayah yang terendam, Sabtu (11/4), ada di dataran rendah di Ibu Kota Kabupaten yang di belah Sungai Barito itu.
Pantauan di lapangan, sejumlah rumah dan jalan yang terendam, Jl Imam Bonjol dan Jl Merak serta Jl Dahlia Gg Paraguay, Jl MT, Panglima Batur, dan Jl Mawar.
“Air menggenangi Jl Merak sejak Jumat (10/4). Sekarang sudah mulai masuk ke dalam rumah. Ketinggiannya bisa mencapai 0,5 hingga 1 meter-an,” kata Yani, warga Jl Merak.
Sejumlah jalan yang terdampak di dalam Kota Muara Teweh, masih bisa dilewati kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat.
Banjir diperkirakan akan terus meluas. Karena sejumlah desa di wilayah Barito Utara, yang merupakan kabupaten paling pedalaman di DAS Barito ini, sejak Jumat (10/3) diguyur hujan dengan curah cukup tinggi.
“Kalau di wilayah hulu atau di Kabupaten Murung Raya banjir, maka dipastikan wilayah Kabupaten Barito Utara yang berada di wilayah hilir atau Selatan akan kena dampaknya juga,” kata Bani, warga Jl Sengaji Hulu, yang rumahnya terkepung banjir.
Sementara desa-desa yang berada di dataran rendah yang mulai terendam, Kelurahan Jingah dan Jambu Kecamatan Teweh Baru.
Di Kecamatan Teweh Baru, banjir juga merendam sejumlah kawasan yang berada di pinggiran Sungai Barito, di antaranya Kecamatan Lahei, Teweh Tengah dan Montallat. (arh/foto: ist)