BATULICIN, banuapost.co.id– Berbagai upaya dilakukan semua institusi dan instansi dalam mencegah pandemi virus korona di wilayahnya masing-masing.
Kondisi ancaman akan korban jiwa dari serangan virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok ini, rupanya menjadi perhatian jajaran Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Kusan, Kabupaten Tanah Bumbu.
Jika yang disemprotkan disinfektan, cairan berbahan kimia, lain lagi hal dengan KPH Kusan di kabupaten berjuluk Bumi Bersujud dalam tiga hari ini.
Penyemprotan yang dilakuan berbahan alami dalam bentuk asap atau liquid smoke, yakni cangkang sawit. Salah satu bahan yang sangat mudah diperoleh di perkebunan kelapa sawit.
Konon menurut Plh KPH Kusan Tanah Bumbu, Munandar, penyemprotan dalam bentuk asap dari bahan alami, memiliki kelebihan dibanding disinfekran yang ada campuran alkoholnya.
“Bahan baku alami yang berasal dari cangkang sawit, merupakan formula efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Munandar tanpa mau menyebutkan penelitian maupun sumber ilmiahnya.
Sementara menurut Kasi Perlindungan Hutan KPH Kusan Tanbu, Ruth Widyawati, penyemprotan liquid smoke kan terus dilakukan hingga ke seluruh desa yang ada di Tanah Bumbu.
“Selain aman bagi masyarakat, karena tidak berbahan kimia, penyemprotan dengan sstem pengasapan ini juga memiliki daya bunuh yang tinggi pada virus dan bateri,” jelasnya.
Liquid smoke, lanjut pemilik nama belakang persis dengan bintang film ternama Indonesia di tahun 70-an, Widyawati itu, sudah melalui uji lab di Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Kementerian LH.
“Karena hasilnya sudah teruji, tidak salahnya kan kita gunakan untuk mebantu warga dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” pungkas Ruth. (b2n/jak/foto: jam)