PELAIHARI, banuapost.co.id– Lima warga Tanah Laut, saat ini tengah menjalani masa karantina di Balai Diklat Loka Bina Praja, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Ke-5 orang itu berdasarkan rapid test, terpapar virus. Namun belum terkonfirmasi apakah Covid-19.
Lima warga, masing-masing dua asal Kecamatan Baru Ampar, dua dari Bati-Bati, dan satu orang dari Kintap, sebagaimana riwayat perjalannya, merupakan peserta yang ambil bagian pada acara keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.
Karantina dilakukan karena kelima orang tersebut mengeluh batuk-batuk dan suhu badan tinggi. Mereka menjalani pemeriksaan, Jumat (10/4). Berdasarkan hasil rapid test, kelimanya terindikasi terpapar virus.
Petugas medis kemudian menindaklanjutinya dengan membawa sample pemeriksaan untuk dilihat di laboratorium, sekaligus mengetahui virus apa yang bersarang di tubuh kelima orang tersebut.
Dokter Iwan Setiawan, salah seorang tenaga medis, yang tergabung dalam Relawan Tanah Laut Tanggap Covid-19 mengatakan, secara pemeriksaan menggunakan rapid test mereka terindikasi terpapar virus.
“Namun kami belum dapat memastikan apakah kelima orang tersebut terpapar Covid-19, karena masih menunggu hasilnya,” kata dr Iwan.
Jangan panik
Sementara Bupati Tala, H Sukamta, kepada awak media meminta agar masyarakat jangan cepat panik. Karena sampai saat ini belum ada warga Tala yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.
“Masyarakat Tanah Laut tidak perlu panic. Meski saat ini ada lima warga Tala yang terindikasi terpapar virus corona, namun hasil itu masih belum pasti. Karena masih melalui uji laboratorium,” ujar Kamta, sapaan akrabnya, seusai melihat langsung lokasi karantina Covid-19.
Dengan tegas Kamta mengatakan, akan segera mengirim pasien tersebut ke ruang isolasi RSUD Hadji Boejasin, jika kelimanya dinyatakan positif.
Selama menjalani karantina, lima warga tersebut mendapat perawatan dan pemantauan dari tim medis. Sementara di pintu masuk komplek Aula BKPSDM, dijaga personel TNI, Polri dan Satpol PP.
Sebelum meninjau lokasi karantina pasien terduga terpapar Covid-19, Sukamta sempat mampir di Sekretariat Posko RTTC-19 dan berdialog dengan beberapa pengurus relawan.
“Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan relawan untuk sama-sama menanggulangi Covid-19. Hal ini membuktikan warga Tala juga tanggap dalam menyikapi mewabahnya virus korona,” katanya.
Kepada masyarakat, Sukamta mengimbau untuk sama-sama membantu melawan Covid-19 dengan mengikuti anjuran pemerintah, dan yang dapat menyumbang melalui relawan, silahkan sumbang saja apa yang mampu diberikan. (zkl/foto: zul yunus)