PELAIHARI, banuapost.co.id– Alhamdulillah. Seorang pasien asal Tanah Bumbu, hingga menyandang status dengan kode TB-01, yang dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari karena terinfeksi virus mahkota, dinyatakan sembuh.
Suasana haru dan bahagia mengiringi pemulangan pasien tersebut, Sabtu (25/4). Bahkan Bupati Tanah Laut, H Sukamta, ikut berbahagia melepas kepulangan pasien di lantai 3 rumah sakit itu.
Diketahui berdasarkan hasil Swab Test atau uji laboratorium (tes dengan keakuratan tinggi) TB-01 telah dinyatakan negatif Covid-19.
Melepas kembali pasien ke kampung halamannya, nampak para dokter dan petugas medis ruang isolasi Covid-19 berdiri berjajar menyambut.
Pasien yang dirawat selama 3 minggu tersebut, langsung mendapatkan tepuk tangan dan ucapan selamat atas kesembuhannya. TB-01 pun tak kuasa menahan tangis.
Dengan suara terbata-bata, sang pasien menyampaikan rasa terima kasihnya karena selama 3 minggu dirawat dengan penuh perhatian.
“Saya tidak berdaya, tidak bisa makan dan minum. Namun para dokter dan petugas medis disini, membantu menyuapi dengan sangat ramah, seperti merawat seorang bayi,” ungkap TB-01 sambil berderai air mata.
Bupati Tanah Laut, H Sukamta, pun ikut terharu dalam prosesi tersebut. Bupati mengaku bersyukur, karena di antara 4 pasien, 2 telah dinyatakan sembuh.
Sukamta mengapresiasi kinerja serta usaha dari petugas medis dan jajaran RSUD H Boejasin yang telah memberikan perawatan terbaik untuk pasien tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas kinerja dari seluruh petugas medis dan jajaran rumah sakit telah berjuang keras, memberikan pelayanan yang baik demi kesembuhan pasien penderita Covid-19. Kita berharap, 2 pasien positif Covid-19 yang masih ditangani, juga akan sembuh,” ujar Kamta, sapaan akrabnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kamta menyerahkan dokumen kesembuhan dan bingkisan berupa kain sasirangan serta makanan khas Tanah Laut kepada TB-01, yang juga disaksikan Kadinkes Hj Nina Sandra dan Direktur RSUD H Boejasin, dr Isna Farida. (zkl/foto: ist)