BATULICIN, banuapost.co.id– Bantuan yang disalurkan PT Arutmin Indonesia PPM Tambang Batulicin ke sujumlah posko dan unit pelayanan kesehatan, mendapat apresiasi dari relawan Covid-19 di Tanah Bumbu, tidak terkecuali Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, Eryanto Rais.
“Kami mengapresiasi bantuan yang diserahkan. Bantuan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap seluruh petugas dan relawan dalam melawan penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya, Selasa (28/4), saat menerima langsung bantuan di posko induk Gugus Tugas Covid-19 Tanah Bumbu.
Eryanto yang kala itu didampingi sejumlah staf gugus mengatakan, bantuan berupa pemberian suplemen multivitamin, jamu kesehatan dan sejumlah tumblr minum sangat dibutuhkan tim gugus dan relawan.
Dijelaskannya, petugas membutuhkan stamina yang prima dalam menjalankan amanah sebagai garda terdepan pemberantasan virus yang telah menewaskan jutaan orang di dunia ini.
“Kami bekerja siang dan malam, jika kami tidak prima, maka resiko terbesar berada di kami. Seperti kita tahu penyebaran virus ini sangat bergantung pada daya tahan tubuh seseorang,” tandasnya.
PT Arutmin Indonesia yang didukung Komunitas Hijab Syari (KHS) Tanah Bumbu, sejak sepekan terakhir aktif membagikan suplemen multivitamin dan jamu kesehatan ke sejumlah posko relawan.
Selasa kemarin, sekurangnya 250 liter jamu mereka bagikan ke beberapa rumah sakit, puskesmas, kantor polisi dan posko relawan di beberapa Kecamatan.
Menurut CDEA supervisor PT Arutmin, Irfan Nurhidayat, tahap ini sengaja memberikan suplemen dan jamu kesehatan, yang diharapkan dapat memicu peningkatan sistem antibody bagi petugas dan relawan.
“Kami juga membagikan tumlr minuman kepada petugas sebagai wujud dukungan program ramah lingkungan yang digalakan pemerintah. Dengan botol, tidak perlu lagi menggunakan gelas ataubotol kemasan satu kali pakai,” jelasnya.
Sementara koordinator KHS Tanah Bumbu yang juga berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini, Yulita Hasmi mengatakan, jamu yang dibagikan merupakan hasil produksi rumahan yang dikerjakan anggota komunitasnya.
Jamu tersebut mengandung 100 % bahan alami yang berkhasiat untuk meningkatkan daya imunitas tubuh. Jamu dikemas dalam galon yang mana setiap galon berisi 25 liter jamu. Gallon-galon tersebut ditempatkan pada beberapa pasko, sehingga siapa saja dapat mengkonsumsinya.
“Prioritasnya bagi petugas, namun masyarakat umum juga dapat mengkonsumsi jamu yang tersedia di posko-posko,” ujarnya. (uza/foto: ist)