PELAIHARI, banuapost.co.id– Menanggulangi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19, Pemkab Tanah Laut menggelar rapat koordinasi di Aula Sarantang Saruntung, Senin (6/4).
Rakor yang dipimpin Bupati Tanah Laut, H Sukamta, selain dihadiri kapolres, sekda dan pimpinan SKPD, membahas beberapa dampak sosial ekonomi yang mengakibatkan penurunan pendapatan para pedagang kecil, buruh lepas, pekerja bangunan dan pekerja swasta lainnya.
Diketahui sebanyak 31 ribu lebih keluarga di Tanah Laut mengalami penurunan pendapatan. Menanggapi kondisi demikian, Sukamta dalam arahannya memerintahkan pimpinan SKPD terkait agar segera mengkalkulasi dan memvalidasi data jumlah sebagai acuan untuk mengambil kebijakan.
“Wakil Gubernur Kalsel, H Rudi Resnawan, tadi malam telah menyampaikan, warga terdampak Covid-19 akan dibantu pemprov sebanyak 30 persen ari jumlah yang dilaporkan pemda. Tentunya ini akan sangat membantu kita dalam penanggulangan dampak tersebut,” ucap Kamta.
Karena itu, lanjut Kamta, sapaan akrabnya, minta seluruh pihak terkait untuk bergerak cepat dan tepat dalam proses penanggulangan pandemi Covid-19. Tujuanya agar momen yang tidak diinginkan, dapat cepat segera terlewati.
“Di tengah bahaya yang sungguh sangat luar biasa ini, kita juga harus segera menata sedemikian rupa untuk membangun stimulan ekonomi agar tetap hidup. Salah satunya dengan memberdayakan para pengrajin kain untuk mencukupi kebutuhan masker yang tinggi saat ini,” ujar Kamta. (zkl/foto: ist)