JAKARTA, banuapost.co.id– Lagi-lagi, Provinsi Kalsel menduduki peringkat tiga besar nasional sebagai penyumbang angka pasien yang terkonfirmasi positif sepanjang Jumat (29/5), dengan 74 kasus. Sementara Covid-19 Indonesia terakumulasi sebanyak 25.216 kasus.
Terjadi penambahan sebanyak 678 kasus, dengan penyumbang terbesar DKI Jakarta 125 dan Jatim di urutan ke-2 dengan 101 kasus positif baru.
Se hari sebelummya, Kamis (28/5), provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini, menyodok ke peringkat ke-2 dengan 116 kasus.
Berikut 678 kasus baru di luar tiga besar (DKI Jakarta, Jatim dan Kalsel): Papua 56, Sulawesi Selatan 41, Sumatera Utara 38, Jawa Barat 32, Kalimantan Tengah 30, NTB 28, Maluku 27, Bali 23, Banten 14, Jawa Tengah 14, Lampung 13, Sumatera Selatan 11, Maluku Utara 11, Sulawesi Utara 9, Riau 6, Papua Barat 6, NTT 5, Kalimantan Timur 4, Kepulauan Riau 3, Gorontalo 3, DI Yogyakarta 2, Bengkulu dan Sulawesi Tenggara, masing-masing dengan 1 kasus.
Dikutip dari covid19.go.id, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 6.492 setelah bertambah 252 orang. Sedang yang meninggal menjadi 1.520 akibat ada penambahan 24 pasien.
Sebelumnya, Kamis (28/5), jumlah akumulatif kasus positif berada pada angka 24.538, dengan 6.240 di antaranya sembuh dan 1.496 meninggal.
Sementara data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus korona di Indonesia, ada 12.499 PDP yang diawasi dan 49.212 ODP yang dipantau.
Data ini disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube BNPB, Jumat (29/5).
Menurut Yuri, sapaan akrab Dirjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes itu, data yang dijabarkan menggambarkan di beberapa provinsi dan daerah masih perlu pendisiplinan lagi untuk menekan angka kasus korona. Hal tersebut, untuk mengawali produktivitas yang saat ini sedang dipersiapkan.
“Kita tetap harus menjaga kebiasaan baru atau normal yang baru. Karena ancaman Covid-19 bersifat global, bersifat seluruh dunia. Oleh karena itu, kita harus menjaga,” kata Yuri. (yb/foto: ist)