PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Menyambut Hari Lahir Pancasila, 1 Juni, Polda Kalteng kembali mendistribusian 1.000 paket sembako, Jumat (29/5).
Kali ini paket sembako diperuntukan bagi warga yang belum menerima bantuan. Baik dari Kementerian Sosial, Kementerian Desa Tertinggal, Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Pendistribusian paket sembako dilepas Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo, beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng.
“Apa yang kami lakukan, merupakan salah satu bentuk empati kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Semoga bantuan dapat meringankan beban kebutuhan masyarakat se hari-hari,” ujar Irjen Pol Dedi.
Untuk pendistribusian, menurut kapolda, dilakukan aparat gabungan, termasuk bhabinkamtibmas, babinsa dan Satpol PP, mendatangi satu per satu rumah warga yang sudah didata menjadi penerima bantuan.
Bahkan tidak hanya di Palangka Raya, bansos yang didistribusikan berupa beras sebanyak 50 ton, disalurkan juga ke seluruh wilayah Kalteng dengan melibatkan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP daerahnya masing-masing.
Menyinggung soal new normal atau tatanan normal baru, dengan tegas dikemukakan kapolda, TNI Polri siap memberikan pengamanan di seluruh wilayah Provinsi Kalteng.
“Sebagaimana instruski presiden, keberadaan TNI Polri di tengah masyarakat dalam tatanan new normal untuk lebih mendisiplinkan protokol kesehatan. Tujuannya selain masyarakat bisa produktif, juga aman dari terinfeksi virus korona,” jelas Pati Polri bintang dua itu. (yb/din/foto: ist)