PELAIHARI, banuapost.co.id– Pemkab Tanah Laut berencana menggelar rapid test massal guna menanggulangi pandemi Covid-19.
Rencana tersebut dikemukakan Bupati Tanah Laut, H Sukamta, ketika menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa kepada 90 warga yang terdampak Covid-19 di Kantor Desa Bumi Jaya, Kamis (14/5).
Langkah tersebut diambil Pemkab Tala agar Bumi Tuntung Pandang tidak sampai melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rapid test massal ini terhadap target-target yang sudah ditentukan.
Kendati demikian, Sukamta mengimbau warga agar tak perlu khawatir jika hasil rapid test nya reaktif. Karena hasil tersebut belum tentu menunjukkan seseorang positif Covid-19.
“Kita ingin memilah antara yang positif dan negatif. Reaktif positif kita tarik ke Pelaihari (eks RSUD Hadji Boedjasin) untuk di karantina. Kemarin sudah datang 6000 alat rapid test,” jelasnya.
Terkait dengan BLT dana desa sendiri, Kamta minta benar-benar tepat sasaran dan telah melalui proses, mulai dari usulan RT yang kemudian dimusyawarahkan bersama pemerintah desa untuk menentukan layak atau tidaknya seseorang menerima BLT tersebut.
Sebab saat ini, sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, dana desa dipergunakan untuk tiga hal. Yakni BLT, penanganan Covid-19 dan padat karya.
“Karena itu jangan sampai ada warga berpenghasilan rendah tidak mendapat bantuan,” imbuhnya.
Sukamta juga berpesan kepada warga desa Bumi Jaya, agar tidak bepergian ke daerah transmisi lokal. Jika ada warga yang sudah terlanjur ke daerah transmisi lokal, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Tanah Bumbu, agar segera melapor ke satgas desa untuk kemudian dilakukan pemeriksaan. (zkl/foto: ist)