BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah kasus Covid-19 di Kalsel hingga Minggu (10/5) sore, mencapai 262 terkonfirmasi positif. Bertambah tujuh pasien positif dari se hari sebelumnya 255 kasus.
Dari keseluruhan kasus terbaru itu, berdasarkan data yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, sebanyak 202 orang merupakan pasien positif yang kini dalam perawatan di sejumlah rumah sakit dan isolasi mandiri atau karantina khusus.
Kemudian 40 orang lainnya, dinyatakan sembuh. Untuk angka kesembuhan ini, bertambah satu dari sebelumnya 39 orang. Sedang angka kematian, masih sama dengan sebelumnya. Sebanyak 20 orang.
“Tujuh tambahan kasus positif ini, empat berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedang tiga hasil tracing oleh petugas,” kata Jubir TGTPP Covid 19 Kalsel, M Muslim.
Muslim menjelaskan, empat pasien positif tambahan dari PDP itu, masing-masing satu dari RS Ciputra, RSUD Sultan Suriansyah, RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Tala, dan RSUD Datu Sanggul, Tapin, yang kemudian dirujuk ke RS Idaman, Banjarbaru.
“Kemudian tiga pasien positif hasil tracking, dua dikarantina khusus di Banjarmasin, satu lainnya dirawat di RS Bhayangkara,” ujar Muslim.
Selanjutnya PDP di Kalsel juga mengalami dinamika penambahan dan pengurangan. Dari sebelumnya 51 orang, menjadi 54 PDP. Penambahan sebanyak 11 orang. Terdiri dari lima PDP di RSUD Ulin yang semuanya asal Banjarmasin. Kemudian enam orang di RSUD M Anshari Saleh, terdiri dari lima asal Banjarmasin dan satu asal Barito Kuala.
Sedang pengurangan, selain empat orang menjadi pasien positif ada pula dua PDP yang hasil uji swab dengan PCR dinyatakan negatif.
“Kemudian ada juga tiga PDP yang hari ini dilaporkan meninggal dunia. Dua di RSUD Ulin dan satu di RSUD M Anshari Saleh,” kata Muslim.
Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlah terbarunya sebanyak 1.011. Atau berkurang tiga dari sebelumnya 1.014. Untuk ODP ini, jumlah terbanyak masih berasal dari Kota Banjarmasin, 461 orang. (emy/foto: ist)