MARTAPURA, banuapost.co.id– Perpustakaan Keliling (Pusling) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, sambangi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura, Senin (22/6) pagi.
Dalam kunjunganini, Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, membawa empat badut untuk menghibur anak-anak di temoat pembinaan itu.
Di tempat pembinaan ini, Bunda Nunung, sapaan akrab Hj Nurliani Dardie, disambut Kepala LPKA Kelas I Martapura, Rudi Sarjono
“Senang sekali kedatangan pusling. Terima kasih juga sudah dikunjungi,” ucap Rudi Sarjono
Menurut Rudi, di LPKA Kelas I Martapura sudah ada perpustakaannya sendiri, dengan koleksi 1.300 buku.
“Anak-anak sangat gemar membaca. Minat baca anak disini itu beragam. Tapi paling banyak, ya buku agama dan iptek,” jelas Rudi.
“Mereka kan keterbatasan aktivitas di luar. Maka kitalah yang datang. Selain untuk menambah koleksi buku di perpustakaan LPKA, sekaligus menghibur mereka juga,” ujar Bunda Nunung.
Menurut Bunda Nunung, membaca itu tidak harus buku pelajaran saja. Bisa buku apa saja sesuai yang disuka. Ilmu itu tidak hanya dicari di sekolah. Dari membaca buku pun, bisa dapat ilmu.
Kunjungan kali ini, diakui Bunda Nunung, berbeda dari biasanya dikarenakan situasi pandemi Covid-19. Biasanya anak-anak akan memilih sendiri buku yang mereka suka.
“Kalau sekarang kita taruh dalam boks dengan 300 buku berbagai jenis. Tentunya agar anak-anak binaan mengisi waktunya dengan banyak membaca,” imbuh Bunda Nunung. (oie/foto: olivia)