BATULICIN, banuapost.co.id– Pasca penyerangan di Mapolsek Daha Selatan, HSS, hingga gugurnya anggota yang tengah bertugas, Brigadir Leonardo, seluruh markas polisi di wilayah hukum Polda Kalsel, meningkatkan keamanan.
Kondisi ini tak terkecuali juga di mapolsek di wilayah hukum Polres Tanah Bumbu, juga memperketat penjagaan dengan petugas dilengkapi senjata laras panjang.
Menurut Kapolres Tanah Bumbu, AKPB Sugianto Marweki melalui Kabag Ops Kompol Yulianor Abdi, penjagaan yang sedikit berbeda dari hari-hari sebelumnya, sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta.
“Sebagaimana intruksi kapolda, tidak ada ruang bagi pelaku teror di wilayah hukum Polda Kalsel,” ujar Kompol Yulianor.
Karena tidak menginginkan kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu, lanjut Kompol Yulianor, penjagaan pun diperketat.
Tidak hanya di Mapolres Tanbu, seluruh polsek yang ada di 10 kecamatan, juga diinstruksi untuk siap dengan kesiagaan.
“Jadi jangan heran, tiap tamu yang datang akan diperiksa, baik KTP, tujuan dan keperluannya apa, serta mengisi buku laporan tamu di penjagaan,” jelas Kompol Yulianor.
Dalam kondisi kesiapsiagaan aparat Polri ini, sambung Kompol Yulianor, warga masyarakat yang kebetulan ada urusan dengan pihak polres maupun polsek diminta dapat memakluminya.
“Mungkin ada yang kurang nyaman karena diminta memperlihatkan KTP dan ditanya secara detil keperluannya. Tapi yakinlah, semua itu untuk kepetingan dan keamanan bersama juga,” tandas Kabag Ops. (jack/foto: ist)