JAKARTA, banuapost.co.id– Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengingatkan pemerintah untuk mendengar masukan-masukan dari para pemangku kepentingan, sebelum membuka kembali sekolah sebagai bagian dari penerapan kebijakan new normal.
“Penyelenggaraan pendidikan di tengah pandemi Covid-19, perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak pada kesehatan anak-anak kita, para generasi muda kita,” tegasnya.
Wanti-wanti itu dikemukakan Puan ketika tampil sebagai pembicara kunci acara halal bilhalal, Peringatan Hari Lahir Pancasila, sekaligus Webinar PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang diselenggarakan HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini). Webinar mengambil tema: Menjadi Bijak di Era Pandemi dan Persiapan Menyongsong New Normal, Senin (1/6).
Acara ini diikuti ratusan peserta secara daring yang terdiri dari para guru PAUD, Kepala Daerah, dan wakil i Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurut Puan, protokol pelaksanaan new normal di sekolah harus dilaksanakan secara ketat. Tentu saja untuk sekolah sangat berbeda dengan protokol untuk mal, perkantoran dan tempat publik lain.
“Apalagi untuk sekolah-sekolah PAUD dimana anak-anaknya masih kecil, naluri untuk bermain bersama teman-temannya sangat besar,” ujarnya.
Karena itu, Puan menekankan agar pelaksanaan new normal terutama untuk sekolah, harus dilakukan secara hati-hati.
“Pemerintah juga perlu merespon aspirasi-aspirasi yang berkembang terkait penerapan new normal. Misalnya dalam hal penerapan new normal di sekolah dimana unsur-unsur masyarakat meminta agar kegiatan sekolah dimulai ketika keadaan benar-benar sudah terkendali,” tandasnya. (yb/b2n/foto: ist)