BANJARMASIN, banuapost.co.id- Pelaku sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK), dibantu Pemko Banjarmasin.
Sebanyak 1.960 orang yang kena PHK dan UMKM yang terdampak Covid-19, menerima bantuan dalam bentuk sembako dan uang Rp 250.000. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di lobby Balai Kota Banjarmasin, Ranu (10/6).
Menurut Plt UMKM dan Tenaga Kerja, Ir Doyo Pudjadi, bantuan yang diserahkan, khususnya dari lingkup ketenagakerjaan dan pengusaha mikro kecil.
Hasil usulan yang diterima pemkot, untuk yang di rumahkan dan kena PHK, sebanyak 1.960 orang, baik dari sektor jasa maupun dari sektor industri.
Awalnya yang diusulkan lebih dari yang disalurkan. Namun setelah diverifikasi Dinas Sosial, ternyata ada yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah. Sehingga tidak mendapatkan bantuan ini.
Salah satu penerima bantuan, pemilik salon Ariana, mengaku dampak dari pandemi sangat besar. Karena sebelum Covid-19, dalam sehari bisa mendapatkan penghasilan sampai Rp 500.000.
Tapi setelah adanya wabah, tidak ada lagi yang memakai jasanya. Bahkan beberapa yang sudah memesan, membatalkan. Akibatnya, 2 karyawan yang bekerja pun diberhentikan. (ham/foto: hamdiah)