BANJARMASIN, banuapost.co.id– Seluruh pelaksanaan perayaan HUT Proklamasi RI pada tahun ini, seperti ziarah ke Makam Pahlawan dan Renungan Suci, ditiadakan.
“Meski demikian, tradisi pelaksanaan 17 Agustusnya pun dilaksanakan secara sederhana, seperti di Istana Negara,” ujar Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, dalam jumpa pers, Rabu (12/9), menjelaskan rangkaian peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Menurut Ibnu yang dalam jumpa awak media ini di dampingi Wakil Wali Kota, H Hermansyah, perayaan HUT RI tahun ini memiliki banyak perbedaan akibat pandemi Cocvid-19.
“Meski pelaksanaan digelar, tetapi sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, sebagaimana surat edaran mendagri,” jelas Ibnu.
Karena itu, lanjut wali kota, untuk pelaksanakan upacara perayaan, rencananya akan digelar di lobby Balaikota. Tidak seperti tahun lalu, ada panggung utamanya.
“Bahkan kapasitasnya pun hanya untuk 100 orang. Setelah upacara, wajib mengikuti pelaksanaan di Istana Negara secara virtual,” imbuhnya.
Begitupun yang akan hadir, sambung wali kota, meski seluruh Forkopinda, Pimpinan SKPD, tetapi akan dibagi menjadi dua. Sebagian ikut upacara pagi dan sebagian lainnya lagi ikut upacara sore.
Karena kondisi pandemi Covid-19 ini, Ibnu Sina juga mengimbau masyarakat Banjarmasin pada 17 Agustus mendatang jam 10:00 Wita, untuk mengheningkan cipta selama 3 menit.
“Jadi kita mengimbau kepada masyarakat untuk berhenti sejenak dari semua akitivitas guna mengheningkan cipta. Kecuali yang tidak berhenti karena membahayakan,” tandasnya.
Sementara untuk berbagai perlombaan, seperti balap karung, panjat pinang, makan kerupuk dan lainnya, tahun ini pun ditiadakan.
“Sebaiknya diganti dengan lomba menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia secara virtual atau mengirimkan ke sosial media yang ada,” katanya. (oie/foto: olivia)