PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga binaan Rutan Klas IIB Pelaihari skrining tuberkulosis (TB). Pemeriksaan dilakukan Dinkes Kalsel bekerja sama dengan Dinkes Tanah Laut dan Puskesmas Angsau, Rabu (26/8).
Bertempat di Aula Rutan setempat, kegiatan diawali dengan penyuluhan penyakit TB dan HIV AIDS, dilanjutkan skrining yang diikuti 100 warga binaan.
Menurut Kasi Pencegahan dan P2M Dinkes Tanah Laut, MH Hadiansyah Noor, kegiatan ini sebagai bentuk deteksi dini penyebaran penyakit TB.
“Saat ini kita semua sedang berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun di samping itu, kita juga berupaya dalam pencegahan penularan penyakit TB. Karena penyakit ini juga sangat berbahaya bagi manusia,” jelasnya.
Sementara Karutan Pelaihari, Budi Suharto, mengapresiasi langkah yang dilakukan Dinkes Kalsel beserta jajarannya yang menyasar warga binaan di Rutan Pelaihari dalam upaya pemberantasan penyakit TB di Kabupaten Tanah Laut.
Seperti diketahui, Rutan Pelaihari mengalami over kapasitas. Sehingga interaksi antar warga binaan dalam blok hunian, sangat rentan terjangkit penyakit TB.
Oleh karena itu, skrining TB ini sangat tepat dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit TB dan jika ada yang terkonfirmasi penyakit ini maka dapat diambil tindakan penanganan sesegera mungkin.
“Saya juga mengharapkan, melalui kegiatan ini, baik warga binaan maupun petugas, semakin sadar akan bahaya penyakit TB,” imbuhnya. (zkl/foto: ist)