BANJARMASIN, banuapost.co.id– Program Tri Dharma Pembangunan yang digulirkan Mardani H Maming selama menakhodai Kabupaten Tanah Bumbu hingga mengantarnya dua periode, menjadi inspirasi duet milenial SHM-MAR dalam kontestasi pilkada Bumi Bersujud, Desember mendatang.
Pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, yang diprioritaskan bukanlah tanpa alasan. Selain tiga bidang ini menjadi konsentrasi dalam pembangunan, hasilnya pun langsung dapat dilihat dan dirasakan rakyat.
Untuk bidang pendidikan misalnya, Syafruddin H Maming yang natebene kakak MHM, menggratis sampai 12 tahun. Kemudian pemberian beasiswa pada anak berprestasi, mahasiswa untuk pendidikan formal dan informal.
‘Termasuk pengiriman siswa sampai ke HadraMaut untuk bidang keagamaan,” jelas Cuncung, sapaan akrabnya.
Calon Bupati Tanbu yang diusung tiga parpol, PDIP, Gerindra dan PPP, sadar betul akan persoalan pendidikan ini. Karena ujungnya akan tercipta sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Tidak sebatas unggul, tapi juga beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri,” tegasnya.
Sementara untuk bidang kesehatan, lanjut mantan anggota DPRD Kalsel dua periode, tidak ada seperser pun biaya alias gratis untuk masyarakat Tanah Bumbu.
“Termasuk penanganan kesehatan berupa rujukan ke seluruh rumah sakit lain, akan ditanggung pemerintah daerah,” imbuhnya.
Menurut anggota DPR RI yang baru mengundurkan diri itu, pengertian kesehatan sebagaimana UU, keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial.
“Jika keadaan seseorang sejahtera, memungkikan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis,” jelasnya.
Sedang bidang infrastruktur, mantan Kepala Desa Pulau Burung (2011-2013), menfokuskan pembangunan jaringan transportasi berupa jalan dengan pembangunan baru dan peningkatan kualitas.
Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, akses dari kabupaten ke kecamatan, kecamatan ke kecamatan, kecamatan ke desa dan desa ke desa, harus terhubung.
“Karena kalau tidak terhubung, bagaimana masyarakat di pedesaan dapat menjual hasil panennya, sekaligus meningkatkan perekonomiannya,” kata Cuncung memberikan contoh kecil.
Selain jalan, pembangunan fasilitas ruang terbuka hijau bagi masyarakat di lokasi strategis di seluruh kecamatan pun, turut menjadi perhatian.
Termasuk pembangunan fasilitas pendukung berupa perkantoran. Betonisasi sekolah, dengan membangun dan memperbaiki ruang kelas baru bagi sekolah dengan bangunan beton. (yb/foto: ist)