BANJARMASIN, banuapost.co.id– Sebagai provinsi dengan banyaknya melahirkan ulama besar, Kalimantan Selatan pun tak jarang disebut-sebut: Bumi Para Ulama.
Bahkan selain Daerah Istimewa Aceh, Kalsel juga memiliki julukan Kota Serambi Makkah untuk salah satu kotanya, Martapura, Ibu Kota Kabupaten Banjar.
Tak hanya Kota yang Mulia (Makkah), ulamanya pun kesohor. Sebut saja misalnya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dengan kitabnya yang terkenal Sabilal Muhtadin.
Kitab Sabilal Muhtadin lit-tafaqquh fi amriddin (dalam bahasa bebasnya: Jalan bagi orang-orang yang mendapat petunjuk untuk mendalami urusan-urusan agama) ke sohor hingga manca negara.
Kemudian alm KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul yang kharismatik, serta banyak lagi tokoh-tokoh agama lainnya.
Keberadaan panutan umat ini, mempunyai peran penting dan strategis dalam sejarah berdirinya Bumi Lambung Mangkurat. Bahkan hingga sekarang pun, pembangunan di Kalsel tidak lepas dari peranan para ulama.
Sementara bagi seorang H Sahbirin Noor, keberadaan ulama ibarat suluh di tengah kegelapan. Mereka pemandu jalan di tengah belantara kehidupan dunia.
Mereka merupakan mursyid (pembimbing) bagi manusia dalam menjalankan kewajiban beribadah kepada Allah Ta’ala.
“Laulal ‘Ulama Lasharan Naas Kal Bahaaim. Andai bukan karena ulama, manusia bagaikan binatang,’’ kata Paman Birin, sapaan familarnya, mengutip pendapat Imam Hasan Al-Bashri Rahimahullah.
Menurut kandidat gubernur nomor urut 01 dalam kontestasi Pilkada Kalsel 2020, 9 Desember mendatang, manusia tidak akan dapat merasakan kebahagian dalam kehidupan tanpa adanya mental spiritual yang bagus.
Spiritual, imbuh pendamping hidup Acil Odah atau Hj Raudatul Jannah ini, dapat menata suasana jiwa yang nyaman dan mendamaikan. Dia adalah modal utama dalam menciptakan keadaan yang menyenangkan dalam diri manusia.
“Karena itu, pembangunan mental spiritual juga merupakan awal dari segala macam pembangunan. Tidak ada makna sama sekali pembangunan bidang lain yang super sukses sekalipun, tanpa didahulukan pembangunan jiwa manusia,” tegas ayah dari tiga anak ini dalam perbincangan santai di sebuah dusun, Rabu (11/11). (yb/*/foto: ist)