SAMPIT, banuapost.co.id– Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim), menggelar apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Halaman Balai Desa Hantipan, Senin (15/3).
Apel seiring kondisi mulai memasuki musim kemarau. Sehingga antisipasi dini terhadap karhutla dapat diambil langkah-langkah pencegahannya.
“Semua unsur penanganan harus diantisipasi dini untuk disegerakan melakukan patroli-patroli,” ujar Camat Pulau Hanaut, Ir H Eddy Mashami.
Menurut camat, apel siaga sengaja mengambil tempat di Desa Hantipan, karena salah satu daerah rawan terhadap terjadinya bencana karhutla.
Sedang untuk status siaga bencana karhutla sudah ditetapkan Bupati Kotim terhitung sejak 2 Maret hingga 2 Juni mendatang atau selama tiga bulan.
Apel siaga ini juga sekaligus memeriksa perlengkapan peralatan-peralatan yang diperlukan, guna mengantisipasi lancarnya pemadaman saat menuju lokasi titik-titik api di lapangan.
Begitupun untuk semua kepala desa dan seluruh tim karhutla di desa maupun Masyarakat Peduli Api (MPA), segera melakukan pemetaan wilayah-wilayah yang terindikasi rawan.
“Rangkul semua tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda, untuk mengedukasi warga agar waspada akan bahaya karhutla. Kesiapsiagaan dini dan kebersamaan sangat kita perlukan,” tegas camat.
Apel siaga karhutla dihadiri empat desa, yakni Hantipan, Bapinang Hilir Laut, Bantian, Serambut dan Satiruk, dengan masing-masing mengirim 10 anggota pemburu api. (um/foto: ist)