PASURUAN, banuapost.co.id– Sempat mangkrak sejak direncanakan 1973, proyek Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Pasuruan, Jawa Timur, akhirnya selesai dibangun. Proyek ini diresmikan langsung Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur, Senin (22/3). Capaian ini tentu menjadi sejarah. Sebab proyek ini sempat 44 tahun terlantar.
“Alhamdullilah, SPAM Umbulan yang telah lama dikerjakan, hari ini rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Kepala Negara saat memberikan sambutan, sebagaimana dilansir dari akun YouTube Sekretariat Presiden.
Proyek SPAM Umbulan baru dilakukan groundbreaking pada Juli 2017. Saat itu oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Proyek ini memiliki nilai Rp 2,056 triliun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
SPAM Umbulan memiliki kapasitas mengalirkan air bersih hingga 4.000 liter per detik. Namun saat ini baru beroperasi dengan menyalurkan 900 liter per detik.
“Artinya masih ada 80 persen yang harus segera diselesaikan dari pipa utama sampai masuk ke pipa di rumah tangga. Ini pekerjaan besarnya ada di situ,” ucap presiden mengingatkan.
Karena itu, Kepala Negara mewanti-wanti jangan sampai proyek SPAM dengan nilai yang begitu besar, tapi tidak bisa bermanfaat secara maksimal untuk masyarakat.
Jokowi pun meminta seluruh pihak yang terkait untuk menggelar rapat dan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada pada minggu ini.
“Saya ini ke lapangan melihat. Saya tanyakan bener. Selesaikan secepat-cepatnya. Sehingga apa yang telah kita bangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau PPP ini, segera bisa kita selesaikan dan bermanfaat betul-betul bagi masyarakat kita,” tandasnya. (yb/foto: setpres)