BANJARMASIN, banuapost.co.id– Vaksinasi Sinovac tahap II Covid-19, sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, dilakukan ke seluruh prajurit dan PNS Korem 101/Antasari.
Kegiatan yang dibuka Danrem Brigjend TNI Firmansyah, berlangsung di Aula Makorem setempat, Sabtu (6/3). Khusus di Makorem 101/Antasari, vaksinasi diikuiti 272 anggota.
Dalam sambutannya, danrem kembali mengingatkan, vaksinasi merupakan program nasional. Selain dalam rangka memutus mata rantai Covid-19, juga untuk membentuk kekebalan imunitas di lingkungan masyarakat, termasuk anggota TNI AD dan PNS.
“Tahap I lalu sudah kita laksanakan, diutamakan kepada pimpinan wilayah, Forkompinda, dimana saya ikut. Kemudian sekarang, tahap II ini menyasar organisasi tertentu, termasuk yang di dalamnya anggota TNI. Tentara melaksanakan vaksin karena merupakan ujung tombak pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan,” jelasnya.
Untuk wilayah Provinsi Kalsel, vaksinasi tahap II mulai dilakukan sejak Rabu (3/3) lalu di Mahligai Pancasila yang diresmikan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.
“Vaksinasi dilaksanakan di lingkup instansi masing-masing, seperti kemarin sudah Satpol PP dan Polri. Hari ini korem. Sedang untuk kodim, sesuai jadwal yang sudah dikoordinasikan,” ujar danrem.
Target penyelesaian vaksinasi, sesuai perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), pelaksanaan di lingkungan TNI AD diharapkan dapat selesai pada April dengan ketentuan persyaratan yang telah ditentukan.
“Karena itu saya harap, anggota TNI/PNS yang sudah mengikuti vaksin, bisa membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Vaksin yang dilakukan demi kesehatan bersama. Ini sehat, aman dan halal,” tegas danrem. (oie/foto: ist)