BANJARBARU, banuapost.co.id– Sedikitnya 619 warga Kalsel positif terinfeksi virus corona sepanjang Ahad (25/7). Tambahan itu menyebabkan Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat totalnya menjadi 43.836 orang. 6.305 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 186 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 36.331 orang.
Khabar tidak mengembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 12 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Tanah Bumbu 4, Banjarbaru 3, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tanah Laut masing-masing 2, Tabalong 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.200 orang.
Berikut sebaran ke-619 positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 212, Tanah Laut: 93, Banjarbaru: 75, Tanah Bumbu: 71, Barito Kuala: 57, Hulu Sungai Utara (HSU): 27, Tapin: 23, Kabupaten Banjar: 19, Kotabaru dan Tabalong masing-masing: 17, Hulu Sungai Tengah (HST): 5, Hulu Sungai Selatan (HSS): 2, Balangan: 1 orang.
Sedang sebaran ke-186 pasien sembuh (Banjarmasin dan Barito Kuala nihil) Banjarbaru: 54, Tanah Bumbu: 30, Tanah Laut: 28, Tapin: 22, HST: 10, HSS dan Tabalong: 9, Kotabaru: 8, HSU: 6, Kabupaten Banjar dan Balangan masing-masing: 5 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 82,88 persen, dirawat 14,38 persen dan meninggal 2,74 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)