BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel hingga Rabu (21/7) tercatat 41.001 kasus, setelah ada penambahan yang cukup signifikan sebanyak 229 orang. Namun demikian, yang masih dalam perawatan sebanyak 4.033 pasien.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 165 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 35.808 orang.
Khabar kurang menggembirakannya, dihari yang sama ini dilaporkan ada 7 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru, Banjarmasin dan Kotabaru masing-masing 2, Barito Kuala 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.160 orang.
Berikut sebaran ke-229 positif baru (Balangan nihil): Tanah Laut: 48, Tanah Bumbu: 42, Banjarbaru: 36, Banjarmasin: 33, Kabupaten Banjar: 18, Hulu Sungai Selatan (HSS): 13, Kotabaru: 12, Hulu Sungai Tengah (HST): 10, Barito Kuala: 7, Tabalong: 5, Tapin: 4, Hulu Sungai Utara (HSU): 1 orang.
Sedang sebaran ke-165 pasien sembuh (Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin, HSS, Balangan dan Tabalong nihil), Banjarmasin: 94, HST: 27, Barito Kuala dan Tanah Bumbu masing-masing: 15, Kotabaru: 8, HSU: 6 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 87,33 persen, dirawat 9,84 persen dan meninggal 2,83 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)