BANJARBARU, banuapost.co.id– Kasus akibat terinfeki virus corona di Kalsel nambah 287 orang. Dengan demikian per Jumat (3/9), totalnya menjadi 66.751 kasus. 4.366 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Dihari yang sama ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada 1.205 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 60.189 orang.
Sementara khabar kurang menggembirakannya, hari ini dilaporkan ada 10 pasien meninggal dunia. Sehingga secara keseluruhan jadi 2.196 kasus. Ke-10 korban berasal dari Tanah Laut dan Tanah Bumbu: masing-masing 4, Barito Kuala dan Tabalong: masing-masing 1 orang.
Berikut sebaran ke-287 kasus positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Tanah Laut: 82, Banjarbaru: 49, Kabupaten Banjar dan Tanah Bumbu: masing-masing 27, Barito Kuala: 22, Banjarmasin: 17, Tabalong: 14, Hulu Sungai Tengah (HST): 13, Kotabaru dan Balangan: masing-masing 10, Tapin dan Hulu Sungai Selatan (HSS): masing-masing 6, Hulu Sungai Utara (HSU): masing-masing 4 orang.
Sedang sebaran ke-1.205 pasien sembuh (Balangan nihil): Banjarmasin: 620, Barito Kuala: 138, Tanah Bumbu: 120, Banjarbaru: 93, Tanah Laut: 64, HST: 51, Kabupaten Banjar: 44, HSU: 22, Tabalong: 20, HSS: 18, Tapin: 14, Kotabaru: 1 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 90,17 persen, dirawat 6,54 persen dan kematian 3,29 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)