PELAIHARI, banuapost.co.id– Sempat diwarnai pro dan kontra, penertiban pedagang Manuntung Berseri, Pasar Tradisional Tapandang Pelaihari, Tanah Laut, yang berjualan di badan jalan, dapat diterima pedagangnya.
Hal ini tergambar dengan diadakannya syukuran oleh Paguyuban Pedagang Ikan, Ayam dan Daging di pasar tersebut, yang dihadiri jajaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) Tala, Selasa lalu.
Kepala Diskopdag Tala, Syahrian Nurdin, mengapresiasi proses perbaikan dan penataan pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan atau di atas trotoar.
“Alhamdulillah, kita bisa menempatkan pedagang pada los yang telah disediakan sebanyak 90 tempat,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (23/9).
Ke depan, harap Syahrian, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan, hingga menyebabkan pedagang di dalam los tidak memiliki kesempatan langsung bertransaksi dengan pembeli.
“Semua wajib masuk los. Kita ingin melaksanakan perdagangan yang berkeadilan,” tegasnya.
Karena itu, sambung Syahrian, jika masih ada pedagang yang melanggar dan memaksakan berjualan di luar los yang disediakan, maka akan ditindak.
“Kita sudah bersepakat dengan paguyuban pedagang, yang berjualan di pinggir jalan dan di atas trotoar akan ditertibkan,” tandasnya.
Sementara Ketua Paguyuban Pedagang Ikan, Ahmad Mahyu, mengingatkan para penjual yang di luar los, agar masuk ke dalam supaya pasar lebih bagus dan meningkat.
“Pembeli menjadi merasa nyaman dan sepeda motor tidak parkir sembarangan agar pasar tertata rapi,” katanya. (zkl/foto: diskominfo)