BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel sepanjang Ahad (3/10), nambah 15 orang. Dengan tambahan tersebut, totalnya jadi 69.559 kasus. 452 pasien di antaranya masih dirawat.
Di hari yang sama ini, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada 59 pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu, menjadi 66.743 orang.
Sementara korban meninggal dunia, hari ini bertambah 1 orang, berasal dari Banjarbaru. Sehingga kumulasinya jadi 2.364 kasus.
Berikut sebaran ke-15 kasus positif baru (Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Utara (HSU) nihil); Barito Kuala: 4, Tanah Bumbu: 3, Banjarmasin: 2, Kabupaten Banjar, Kotabaru, Hulu Sungai Tengah (HST), Tabalong, Balangan dan Kota Banjarbaru: masing-masing 1 orang.
Sedang sebaran ke-59 pasien sembuh (Kabupaten Banjar, Tapin dan HSU nihil); Banjarmasin: 15, Barito Kuala: 14, Tanah Bumbu: 8, Kotabaru: 6, Tanah Laut, HST dan Tabalong: masing-masing 4, HSS: 2, Balangan dan Banjarbaru: masing-masing 1 orang.

Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 95,95persen, dirawat 0,65 persen dan kematian 3,40 persen.
Masih bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)