BATULICIN, banuapost.co.id– Karang Taruna Desa Serdangan yang dipersiapkan menjadi pemuda Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), ikuti pelatihan pembuatan video promosi pariwisata.
Pelatihan yang dilaksanakan Komunitas Pegiat Gambar (Kopi Ambar) di Pendopo Desa Serdangan, sebagai upaya untuk mendorong terwujudnya Desa Sardangan sebagai desa wisata.
Kegiatan yang digelar dua hari, 19 hingga 20 Oktober, serius dikuti. Bahkan di antara peserta sudah berhasil membuat video, layaknya kalangan professional.
Pelatihan ini memang menggunakan metode yang mudah dipahami dan diaplikasikan. Cukup menggunakan kamera handphone dengan aplikasi sederhana yang dapat diunduh gratis. Sehingga peserta dapat langsung memperaktikkan, dipandu instruktur yang berpengalaman.
Beberapa karya hasil praktik pelatihan langsung dipublikasi memenuhi laman media sosial. Sejumlah postingan bahkan mendapat apresiasi yang cukup baik warga net.
Menurut Ketua Kopi Ambar, Aris Purnomo, kegiatan ini merupakan wujud komitmen kelompoknya untuk turut serta memberikan dukungan pada kemajuan kepariwisataan di Kabupaten Tanah Bumbu. Tidak terkecuali pada desa yang berbenah menuju label desa wisata.
“Sesuai kapasitas kami di bidang audio-visual, membekali pemuda dengan kecakapan membuat video promosi. Harapannya dengan banyaknya tayangan yang menunjukkan keindahan Serdangan, akan menarik wisatawan untuk datang ke sini,” jelas Aris yang merupakan seniman lukis.
Desa Serdangan, sambung Aris, sangat potensial dikembangkan menjadi desa wisata. Kearifan lokal yang bertumpu pada sungai, menjadi daya tarik utama. Di desa ini terdapat banyak pengrajin berbahan purun. Beraneka ragam hasil kerajinan purun bahkan telah memenuhi pasar di Tanah Bumbu.
“Selain sektor utama perikanan yang telah mendatangkan ribuan pemancing setiap tahunnya, desa ini memiliki keuinikan tersendiri yang tidak ditemui di desa lain. Karena itu mari kita bahu-membahu memberikan dukungan, agar desa wisata yang diharapkan bisa terwujud,” ujarnya.
Sementara, Kapala Desa Sardangan, Andi Tanda, mengapresiasi dukungan yang diberikan Kopi Ambar. Melalui pelatihan yang memberdayakan pemuda setempat, diharapkan memunculkan pemuda-pemudi kreatif yang dapat mempromosikan aspek-aspek keunggulan Desa Serdangan.
“Kami bersyukur ada komunitas yang berinisiatif membantu kami. Menuju desa kreatif dan wisata, bukan perkara mudah. Ada banyak hal yang harus disiapkan, salah satunya menyiapkan sumber daya manusia yang kreatif. Alhamdulillah bisa diselenggarakan pelatihan semacam ini yang memang dibutuhkan,” ujar Andi Tandra dalam kegiatan pelatihan.
Melihat antusias peserta, Andi Tandra bahkan berjanji akan segera meramu peraturan desa (Perdes) yang bakal menjadi landasan hukum desa wisata.
“Dalam waktu dekat setelah melengkapi kajian dan berkonsultasi ke pihak-pihak terkait, akan dibuatkan peraturan desa yang akan menjadi landasan,” tandasnya.
Selain pelatihan pembuatan video pariwisata, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan diskusi publik tentang desa wisata. Turut hadir dalam diskusi tersebut, Kepala Bidang Kepariwisataan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Daerah kabupaten Tanah Bumbu.
Dalam diskusi tersebut, instansi terkait memberikan dukungan terhadap persiapan Serdangan menjadi desa wisata. (uza/foto: ist)