PELAIHARI, banuapost.co.id– Hampir 13 RT di Desa Bawah Layung, seperti juga Desa Kurau dan Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau, direndam pasang air laut yang naik sekitar pukul 17:00 Wita, Ahad (5/12).
Sekitar pukul 21.00 Wita, ketinggian air lebih dari 50 sentimeter di jalan lingkungan. Sedang di dalam rumah, genangan paling tinggi 15 sentimeter. Lokasi paling parah di RT 5, RT 6 dan RT 11. Karena hampir seluruh rumah terendam.
Camat Kurau, Zulpuaddin, membenarkan pasang air laut telah merendam hampir seluruh pemukiman di desa tersebut. Hanya RT 3 dan RT 4 yang bebas dari rendaman. Sedang RT 1 sampai RT 13, semua kebagian banjir rob.
Lokasi paling parah ada di RT 5 RT 6 dan RT 11, yang berada di bantaran sungai. Di tiga RT ini, hampir seluruh pemukiman tergenang dengan ketinggian mencapai 15 sentimeter di dalam rumah dan 60 sentimeter di jalan.
“Hampir seluruh pemukiman di Desa Bawah Layung terendam akibat rob,” ujar camat.
Menurut camat, akibat ketinggian air di dalam rumah, sebagian besar warga RT 5 RT 6 dan RT 11 terpaksa keluar.
Selain di Desa Bawah Layung, banjir rob juga menggenangi pemukiman di Jl Mawar RT 2 RT 13, Jl Ibadah RT 5, Jl Siam RT 9, RT 10 dan RT 11, Pasar Kurau RT 4, Tambak Ketapi, Jl Swadaya RT 6 sampai RT 12.
Sedang di Desa Handil Negara, jalan dan pemukiman mulai terendam, terutama di pertigaan dekat masjid dan jalan menuju Desa Kali Besar.
Camat Kurau mengimbau warga untuk terus waspada. Jika ada keluarga yang harus dievakuasi, harus segera dievakuasi atau meminta bantuan dengan aparat desa.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan PMI Tala menyangkut banjir rob yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Kurau,” katanya.
Di Kecamatan Bumi Makmur, rob juga merendam pemukiman warga di Desa Sungai Rasau dan Desa Panta. (zkl/foto: ist)