PELAIHARI, banuapost.co.id– Masyarakat Tanah Laut (Tala) diminta waspada seiring dengan tren kenaikan jumlah warga yang terkonfirmasi terpapar Corona Virus Disease Nine Teen (Covid-19) dalam dua pekan terakhir.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tanah Laut, saat ini terdapat 32 warga yang tengah menjalani perawatan akibat terpapar. Padahal sebelumnya, hanya tercatat 1 sampai 2 orang dalam sepekan.
Masyarakat Tala yang terpapar, delapan di antaranya menjalani perawatan di RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang Pelaihari. Sedang 24 lainnya, menjalani isolasi mandiri.
Kadinkes Tala, Hj Nina Sandra, tak menampik saat ini memang menunjukkan adanya kenaikan jumlah warga yang terpapar Covid-19.
“Benar, dalam sepekan terakhir jumlah warga terpapar Covid-19 makin bertambah,” ujarnya, Rabu (9/2).
Karena kondisi demikian, lanjut Hj Nina, masyarakat Tanah Laut meski sudah mengikuti program vaksinas, i untuk tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat pandemi belum berakhir. Terlebih lagi Tala merupakan salah satu kabupaten di Kalsel yang banyak dikunjungi wisatawan.
“Kami berharap masyarakat Tala tetap patuh prokes, sampai pandemi benar-benar berakhir,” tandasnya.
Sementara, Direktur RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang, Pelaihari, Isna Farida, juga membenarkan jumlah pasien terpapar Covid-19 yang dirawat meningkat dalam sepekan terakhir.
“Benar terjadi peningkatan pasien Covid-19 sejak akhir pekan lalu,” kata Isna, sambil menambahkan tetap mencadangkan jumlah tempat tidur untuk menampung pasien Covid-19.
Jumlah warga Tala yang terkonfirmasi terpapar totalnya mencapai 8.142 orang. Sembuh 7.884 pasien dan yang meninggal 226 kasus.
Sedang untuk program vaksinasi di Tala, dosis pertama berjumlah 229.412 orang atau 84,98 persen, dosis kedua 132.056 atau 48,92 persen. Sementara untuk vaksin ketiga (booster), baru 1,59 persen atau 4.284 orang. (zkl/foto: ist)