PELAIHARI, banuapost.co.id– Basarnas Banjarmasin gandeng Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) gelar praktek lapangan untuk teknik pertolongan di ketinggian.
Pelatihan yang diadakan sudah memasuki tahap praktek untuk materi teknik pertolongan di permukaan air yang diselenggarakan di Waduk Benua Tengahqq, Pelaihari, dan teknik pertolongan di ketinggian di tower FPTI Tala.
“Untuk Materi yang dipraktekkan pada pertolongan di permukaan air (water rescue), yaitu Water Trappen, RTRGT, Defend & Release, Carry dan Sea Survival,” jelas M Ryan Aditya, instruktur Basarnas Banjarmasin.
Dalam pratek ini, sambung Ryan, disiapkan 5 sesi dengan materi berbeda. Di antaranya ada ascend Prusiking, Ascend Mekanikal dan Tandu Darurat.
Sementara, Kasubsi Sumber Daya Basarnas Banjarmasin, Endrow Sasmita, pelatihan teknik pertolongan di permukaan air dan teknik pertolongan di ketinggian bertujuan untuk membangun kesamaan pola tindak dan pikir dalam penyelamatan serta evakuasi para korban kecelakaan dan bencana.
“Jumlah personel Basarnas Banjarmasin tidak sebanding dengan luas daerah kerja SAR, yang meliputi seluruh wilayah Kalsel,” ujar Endrow.
Karena itu, lanjut Endrow, Basarnas Banjarmasin berupaya memberikan pengetahuan dan keterampilan SAR kepada para potensi SAR agar memiliki kompetensi. Sehingga suatu saat dapat dilibatkan dalam pelaksanaan operasi SAR. (ril/foto: basarnas)