PELAIHARI, banuapost.co.id– Sektor UMKM memiliki pengaruh besar dalam hal pergerakan ekonomi selama pandemi Covid-19. Baik secara nasional hingga tingkat daerah, tak terkecuali Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tala, Abdi Rahman, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanah Laut 2021 di Rapat Paripurna DPRD setempat, Senin (28/3).
“Ternyata yang membuat perekonomian Indonesia tidak terlalu lama mengalami penurunan akibat Covid-19 adalah karena adanya pergerakan UMKM,” ujar Abdi.
Menyinggung pertemuan kepala daerah bersama jajaran kementerian yang membahas seputar kebanggaan akan produk buatan dalam negeri, beberapa waktu lalu, menurut wabup, Tala sendiri mampu melampaui target penggunaan produk dalam negeri dari APBD 2020.
“Alhamdulillah, Tala sendiri dari target 40 persen setelah kita input dan diskusikan, ternyata capaian penggunaan produk dalam negeri menyentuh angka 62 persen,” jelasnya.
Optimalisasi pemanfaatan produk dalam negeri secara nasional, sambung Abdi, memunculkan peluang setiap UMKM, termasuk di Tala agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab keberadaan E-Katalog sebagai platform belanja online yang dikembangkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) semakin mempermudah UMKM agar terdaftar sebagai penyedia di platform tersebut.
“Bahkan dalam hal persyaratan agar dapat masuk E-katalog, LKPP kini hanya memberikan dua syarat setelah sebelumnya harus memenuhi sembilan syarat,” ucapnya.
Karena itu, lanjut Abdi, harapannya produk lokal Tala masuk ke E-Katalog. Sehingga peluang yang belanja datang dari seluruh Indonesia.
“Bahkan LKPP pun akan mempermudah syarat dalam memperoleh sertifikasi,” imbuhnya.
Pada akhir rapat, wabup menyerahkan buku LKPJ Bupati Tanah Laut 2021 kepada Ketua DPRD Tala, Muslimin, disaksikan anggota dewan lainnya. (ril/foto: diskominfo)