BUMI MAKMUR, banuapost.co.id– Pemkab Tanah Laut (Tala) menggelar pelatihan Pelatihan Sarana Pengolahan Produk Turunan Mangrove.
Mewakili bupati, kegiatan dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala, Rizayadi, di Kantor Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Selasa (15/112).
Dalam sambutannya, Rizayadi minta sosialisasi dan pelatihan harus dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan seputar pengembangan produk turunan mangrove.
Ia juga mngingqatkan dalam pengolahan produk sampai pada tahap pengemasan, harus memperhatikan kehigienisan dan sanitasinya.
“Produk olahan dari Mangrove disinikan sudah ada berupa Sirup Mangrove, jadi dengan pelatihan ini semoga bisa dikembangkan lagi dan tetap perhatikan higienis dan sanitasinya,” kata Rizayadi.
Rizayadi juga berharap setiap peserta dapat menyimak penyampaian narasumber dan ke depan dapat mengembangkan variasi dari produk turunan mangrove.
“Simak dan perhatikan apa-apa yang disampaikan narasumber, ini akan sangat membantu kita dalam memvariasikan berbagai olahan produk turunan mangrove,” tandasnya.
Sosialisasi dan pelatihan yang digelar selama dua hari ini diisi Ajeng Kartini sebagai narasumber yang juga merupakan pelatih dalam mengolah produk turunan mangrove serta juga sebagai mitra kerja dari Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (Dit. P4K) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia
Pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis bantuan dari KPP RI berupa sarana pengolahan produk turunan mangrove oleh Kepala DKPP Tala kepada Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) Berkah Mangrove.
Turut berhadir Dwi Kusumawijaya, Perwakilan dari Ditektorat P4K KKP RI, Kepala Desa Sungai Rasau, Tan Slamet dan masyarakat Desa Sungai Rasau. (ril/foto: diskominfo).