PELAIHARI, Banuapost.co.id- Pejabat Bupati Tanah Laut, H Syamsir Rahman, merasa miris dengan 22 remaja ngamar yang diamankan Satpol PP dan Damkar Tala pada operasi rutin, Senin (22/4) malam.
Perasaan miris itu diperlihatkan Pj Bupati saat menemui remaja yang baru saja diamankan di Kantor Satpol PP dan Damkar Tala, apalagi di antara mereka terdapat remaja yang masih berusia 14 tahun.
Kepada para remaja itu Pj Bupati mengatakan orang tua mereka pasti tidak tahu apa yang sudah dilakukan anak-anaknya di luar rumah, dan mereka akan terpukul.
“Apakah kalian tidak kasihan dengan orang tua kalian yang banting tulang mencari nafkah untuk mendidik kalian,” kata Syamsir di depan remaja tersebut.
Kepada petugas Satpol PP dan Damkar Tala Pj Bupati meminta agar anak-anak tersebut didata, dan kalau nanti masih kedapatan agar diproses langsung. Syamsir juga meminta agar dilakukan tes urin terhadap remaja tersebut.
22 remaja tersebut diamankan Satpol PP dan Damkar Tala pada Senin (22/4) di dua kamar sebuah rumah kos di Jalan Ahmad Yani, Angsau, mereka terdiri dari 12 laki-laki dan 10 perempuan.
Ironisnya 10 wanita yang terjaring itu berdasarkan hasil tes urin BNNK Tala semuanya positif mengkonsumsi zat-zat berbahaya, sedangkan lelakinya 7 orang psoistif dan 5 orang negatif.
17 remaja yang negative pada Selasa (23/04) dini hari langsung dibawa ke Kantor BNNK Tala untuk pendalaman sekaligus asesmen. (zkl/foto: ist)