PELAIHARI, Banuapost.co.id- melangkah ke babak enam besar dengan menempati posisi kedua Grup B, Persetala Tanah Laut (Tala) membenahi kekurangan. Hal ini disampaikan Pelatih Kepala Persetala, Edy “Justo” Purwanto, seusai tim asuhannya ditahan imbang 2-2 oleh tamunya Persepan Pagatan di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Rabu (21/1/2026).
Bukan tanpa alasan pelatih kepala itu mengatakan tentang banyaknya yang harus dibenahi untuk berlaga di babak enam besar. Salah satu yang sangat dirasakan Edy Purwanto adalah masalah ketenangan pemain saat berada di daerah pertahanan lawan.
Dibabak pertama saja ada tiga peluang bagus yang seharusnya dapat dikonversi menjadi gol, sayang tendangan dari dalam kotak penalti itu masih membentur mistar gawang dan bola kembali masuk ke lapangan.
Begitu juga di babak kedua, salah satu peluang yang harus menjadi gol terjadi saat pertandingan masuk menit ke-75, sebuah serangan yang dibuat Persetala berhasil membuka pertahanan Persepan, namun sayangnya pemain yang mendapat kesempatan melesakkan bola ke dalam keadaan tak terkawal masih menerpa tiang gawang.
Selain masalah penyelesaian, beberapa pemain Persetala juga sering memaksakan diri untuk melewati lawan, sementara rekannya berdiri bebas untuk menerima umpan.
Pelatih Kepala Edy Purwanto mengkui banyak kelemahan yang harus segera dibenahi menghadapi pertandingan enam besar nanti.
Melawan Persenus Wasaka Banjarmasin, pemain Persetala sudah dapat mengukur sampai sejauh mana wakil Kota Banjarmasin itu, pada pertandingan pertama di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Persetala menang 2-1, dan pada pertandingan kedua di kandang Persenus Persetala menderita kekalahan 2-3.
Menghadapi Putra Plaosan Martapura yang diperkuat pemain asing itu akan menjadi ujian berat bagi Persetala, mengingat Persetala pada dua pertemuan di musim lalu gagal mengalahkan Putra Plaosan.
Pada pertemuan pertama 12 Januari 2025 Persetala ditahan imbang 1-1 di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, sedangkan pada pertemuan kedua 29 Januari 2025 di kandang Putra Plaosan Martapura Tim asuhan Edy Purwanto tumbang 0-2.
Kekalahan tersebut membuat Persetala juga gagal menjuarai Grup B, hanya menempati peringkat ke-2 di bawah Putra Plaosan.
“Kami akan mencoba memperbaiki kelamahan pemain pada babak penyisihan grup B ini,” kata Edy Purwanto.
Bagi Persetala posisi kedua dengan nilai 14 poin nyaris persis sama dengan perolehan poin pada musim 2024/2025 saat itu pada penyeisihan Grup B persetala dari delapan kali main memetik kemenangan 4 kali, seri 2 kali dan kalah 2 kali, selisih gol +9, sedangkan pada musim 2025 juga 4 kali menang 2 kali seri dan 2 kali kalah dengan selisih gol 8.
Babak enam besar lainnya, Persemar Martapura yang menjuarai Grup B, bergabung dengan Barabai Fc dan Perseka Kandangan. (zkl/foto: zul)