BANJARBARU, banuapost.co.id–
Pembangunan, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, harus direncanakan
dengan baik, terukur dan tepat sasaran.
“Bahkan harus pro rakyat. Ini sudah menjadi standar wajib
ketika pemda menyusun program pembangunan daerah,” tegas Gubernur H Sahbirin
Noor.
Gubernur mengingatkan itu dalam Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah
( RKPD) Provinsi Kalsel 2020. Selasa (9/3).
Musrenbang yang dihelat di Gedung Idham Halid, kantor Setdaprov
Kalsel, Banjarbaru, mengangkat tema Memacu Daya Saing Perekonomian yang
Didukung Sumber Daya Manusia Berkualitas.
Menurut Paman Birin, sapaan akrabnya, 2020 bersama
segenap komponen masyarakat akan berupaya maksimal meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan
memperluas lapangan kerja.
Selama tiga tahun berlangsung, ditegas Birin, impelemntasi
program pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi, sudah membuahkan hasil yang
menggembirakan.
Pertumbuhan ekonomi Kalsel cukup stabil, yakni di atas 5
persen, meskipun ekonomi dunia mengalami perlambatan yang berdampak pada
menurunya harga CP, karet, dan batubara.
Kuatnya pertumbuhan ekonomi Kalsel, menurut gubernur, berkat
terjaganya daya beli masyarakat serta
meningkatnya investasi, karena pembangunan infrastruktur.
“Hal ini sesuai dengan harapan kita, menggeser dominasi
sektor tambang secara bertahap,” ucapnya.
Namun demikian, gubernur berharap pertumbuhan ekonomi di
2020 dapat lebih baik lagi, dengan mendorong pengembangan sektor pertanian,
pariwisata, industri pengolahan, serta penyelesaian proyek-proyek infrastruktur
staretgis. (bdm/syh/dev/foto: hum)
