BANJARBARU, bauapost.net–
Aplikasi Lapor Paman, sebuah aplikasi layanan aduan dan aspirasi yang digagas
Pemprov Kalsel, mendapat pujian dari United States Agency for International
Development (USAID) Indonesia.
Bahkan USAID Indonesia memberikan dukungan berupa
pendampingan kepada Pemprov Kalsel dalam
memperkuat layanan pengaduan masyarakat melalui aplikasi itu.
Soal dukungan ini dikemukakan Acting Director of the
Office of Democratic Resilience and Governance USAID Indonesia, Anders Mantius
dan romobongan, ketika diterima Gubernur H Sahbirin Noor di ruang kerja Kantor
Setdaprov Kalsel, Selasa (9/4) .
Selain memberikan dukungan, Mantius juga mengungkapkan
apresiasinya terhadap kegiatan turun ke desa ( turdes) yang kerap dilakukan
Paman Birin, sapaan akrab gubernur.
Program turun ke desa untuk menjemputi aspirasi
masyarakat, menurut gubernur juga untuk menggali potensi wisata yang terus
dikembangkan, menyusul akan digelarnya trail adventure tingkat internasional.
“Sudah menjadi kewajiban pemerintah hadir untuk melayani dan
menyerap aspirasi masyarakat, baik secara langsung maupun melalui aplikasi layanan
yang sudah disediakan,” ujar gubernur.
Paman Birin memanfaatkan pertemuan untuk mengenalkan
potensi yang dimiliki Kalsel, terutama potensi pariwisata serta program
revolusi hijau.
Aplikasi LAPOR! merupakan aplikasi penyampaian pengaduan
dan aspirasi masyarakat yang dilaksanakan secara online, sederhana, mudah,
terpadu serta tuntas.
Provinsi Kalsel telah terhubung dengan sistem LAPOR!
sejak akhir 2017 yang kemudian di branding dengan nama LAPOR PAMAN, terintegrasi
dengan SP4N mulai Maret 2018 lalu.
Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau
keluhan pelayanan publik: ketik SMS dengan format LAPORPAMAN (spasi) isi aduan
dan kirim ke 1708, atau melalui website www.lapor.go.id atau akses
aplikasi LAPOR! Di Google Playstore. (rny/bdm/foto:
hum)
