MARTAPURA, banuapost.co.id–
Lomba jukung tradisional memperebutkan Piala Paman Birin di Desa Sungai Rengas
Tengah, Kabupaten Banjar, disambut baik masyarakat.
Terrbukti dalam helatan yanag digelar Rabu (10/4) sore
itu, sebanyak 64 peserta, masing-masing beranggotakan 6 orang pengayuh dari
seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Kalsel, ikut berpartisipasi.
Kegiatan yang juga disaksikan Gubernur H Sahbirin Noor, sebelumnya
merupakan gagasan masyarakat Desa Sungai Rengas Tengah untuk menjaga dan
melestarikan jukung yang merupakan alat transportasi tradisional Kalsel.
Menurut gubernur, tak hanya untuk melestarikan budaya dan
hiburan masyarakat. Lomba juga dapat menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat
untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sungai.
“Lomba ini bertujuan untuk melestarikan jukung
tradisional yang hampir punah. Karena jukung merupakan ciri khas Kalsel sebagai
Kota Seribu Sungai,” jelasnya.
Karena itu pula, sambung Paman Birin, sapaan akrabnya, diharapkan
kegiatan dapat menjadi acara rutin yang dapat dijadikan salah satu objek wisata
sungai yang ada di Kalsel.
“Selain dapat dijadikan ajang pelestarian budaya,
saya berharap kegiatan ini dapat menambah penghasilan warga sekitar,”
imbuhnya. (cin/foto: hum)
