BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Dua pelajar Kalsel yang menjadi duta provinsi tertua di Pulau Kalimantan, masuk
karantina pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.
Kedua pelajar itu, Asri Maulana dari SMAN 1 Kandangan,
HSS, dan Gusti Putri Dayana Sifa Dalpa dari SMAN 1 Simpang Empat, Tanah Bumbu.
Keberangkatan keduanya ke Jakarta dilepas kedua orangtua
masing-masing di Bandara Syamsudin Noor, Kamis (25/7) pagi.
Baik Asri Maulana maupun Gusti Putri Dayana Sifa Dalpa,
merupakan dua pelajar yang berhasil menyisihkan ribuan pelajar di Provinsi
Kalsel yang sebelumnya diseleksi.
Keduanya diberi amanah dan tanggungjawab untuk terlibat
dalam proses pengibaran bendera pusaka pada 17 Agustus mndatang di halaman
Istana Merdeka.
Khusus untuk Gusti Putri Dayana merupakan anak ‘berdarah
biru’ pasangan Gusti Heran Indra Pangeran Jaya dan Ny Dahliana. Keluarga bahagia
ini berdomisili di Batulicin, Tanah Bumbu.
Ayahandanya, Gusti Heran Indra Pangeran Jaya, berharap
anaknya yang menjadi duta Kalsel dapat menjaga nama baik banua, dan selalu
diberikan kesehatan saat menjalani karantina.
“Sebagai orangtua, tentunya kesempatan yang diberikan
negara untuk putri kami sangat kami syukuri. Karena tidak semua orang dapat memiliki
kehormatan seperti ini,” ujar Pangeran, sapaan familiarnya.
Karena itu, sambung Pangeran, keluarga besarnya setiap
saat selalu memanjatkan doa agar selama menjalani masa karantina di Jakarta
hingga puncak hari bersejarah, 17 Agustus mendatang, anak sulungnya itu selalu
dalam kondisi sehat.
Seperti diketahui, Pasukan Paskibraka merupakan kumpulan
putra putri pelajar tingkat SMA sederajat kelas 1 dan 2 seluruh nusantara yang
memiliki prestasi di sekolahnya masing-masing.
Selama waktu seleksi sampai 16 Agustus, seorang anggota
calon Paskibraka dinamakan Capaska atau Calon Paskibraka. Pada waktu penugasan
17 Agustus, anggotanya dinamakan Paskibraka. Setelah 17 Agustus, dinamakan
Purna Paskibraka.
Paskibraka Nasional bertugas di Istana Merdeka,
Paskibraka provinsi bertugas di pusat pemerintahan provinsi. Sedang Paskibraka
Kota, bertugas di pusat pemerintahan walikota/kabupaten. (yb/b2n/foto: ist)
