JAKARTA, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo berharap, DPR
menunda sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang tengah dibahas, agar
mendapatkan masukan dan subtansi yang lebih baik.
Harapan itu dikemukakan presiden ketika menerima Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sejumlah pimpinan DPR, Ketua Fraksi dan Ketua Komisi
di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9).
Menurut Kepala Negara, dalam pertemuan tersebut dirinya
menyampaikan sikap pemerintah untuk menunda pengesahan sejumlah RUU.
“RUU Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan,
RUU KUHP itu (saya minta) ditunda pengesahannya untuk bisa mendapatkan
masukan-masukan, mendapatkan substansi-substansi yang lebih baik,” tandasnya.
Bahkan dalam pertemuan itu, presiden menyampaikan
harapannya agar pembahasan sejumlah RUU dapat dilakukan DPR periode mendatang.
Sehingga dapat menjaring sebanyak-banyaknya aspirasi masyarakat.
“Saya sampaikan agar sebaiknya masuk nanti ke DPR RI
berikutnya,” ucapnya.
“Masukan-masukan yang baik dari masyarakat harus
didengar oleh DPR. Sampaikan, bawa draf materinya, bawa materinya, bawa
substansinya yang harus dimasukkan ke DPR,” imbuhnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Ketua DPR
Bambang Soesatyo, para pimpinan DPR Utut Adianto, Fahri Hamzah, dan Agus
Hermanto, serta para pimpinan fraksi DPR, dan pimpinan panitia kerja RKUHP.
Sementara presiden didampingi Menkopolhukam Wiranto,
Menkumham Yasonna Laoly, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung,
dan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. (yb/din/foto:
rusman)
