BANJARBARU, banuapost.co.id– Berkat aplikasi SIHARAT yang cepat direspon tim gabungan Polres Banjarbaru dan Polsek Banjarbaru Barat, sedikitnya 8 orang diamankan.
Mereka diamankan di salah satu penginapan di wilayah
Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Selasa (22/10) dinihari kisaran pukul 01:00 Wita.
Dari ke-8 orang itu, 2 di antaranya wanita yang diduga penjual
jasa merem melek hingga kelojotan. Sementara 5 lainnya pria dan 2 wanita.
Mereka diamankan dari tiga kamar di penginapan tersebut.
Saat dilakukan penggeledahan di tiga kamar itu, petugas
juga mendapati banyaknya ‘sarung alat’ alias kondom dan tissue magic yang ditemukan
di bak sampah dan di dalam tas.
Dari salah satu kamar, petugas juga mendapati alat isap
sabu dan pipet kaca. Usai pemeriksaan di tempat, ke-8-nya dibawa ke Mapolres
Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Kasubbaghumas Polres Banjarbaru, AKP Siti Rohayati, saat ini ada 6 orang yang tengah
diperiksa intensif berkaitan indikasi penggunaan narkoba.
“Dari hasil tes urine, 5 laki-laki dan 1 perempuan, positif
narkoba jenis methampethamine alias sabu.
Mereka dalam pemeriksaan Satresnarkoba,”
jelas AKP Siiti.
Sedang dua orang lainnya, sambunng AKP Siti, tes urinenya
negatif. Indikasinya kedua orahg tersebut, terlibat dalam bisnis prostitusi
online.
“Meski demikian, mereka juga dalam pemeriksaan intesif
untuk mengungkap pengelola bisnis tersebut,” kata AKP Siti. (riz/foto: ist)
