BANJARBARU, banuapost.co.id–
Pembangunan Masjid As Salam di Gunung Kupang Banjarbaru dimulai.
Rumah ibadah yang berada di Komplek Graha Praja Idaman itu,
seiring dengan peletakan batu pertamanya oleh Walikota Banjarbaru, Nadjmi
Adhani, Kamis (7/11).
Juga hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Banjarbaru,
Dandim, serta pengembang Komplek Graha Praja Idaman.
Masjid As Salam merupakan rumah ibadah ke-107 yang ada di
Kota Banjarbaru dan terdaftar di Kementerian Agama.
Didirikan di atas tanah seluas 2.886 m2, lahan merupakan wakap
dari pengembang Komplek Graha Praja Idaman, Wahyu Utomo.
Biaya pembangunan masjid ini sendiri, sebagaimana laporan
panitianya, diperkirakan sebesar Rp 1,8 miliar murni wakaf dari pengembang
perumahan tersebut.
Sementara menurut Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, Masjid
As Salam merupakan lokasi strategis, karena berada di poros Batulicin – Hulu Sungai.
“Masjid ini yang ke-107 dari mesjid ke seluruhan
yang ada di Banjarbaru,” jelasnya.
Nadjmi juga mengaku ikut berpartisipasi dengan ikut
menyumbang secara pribadi sebesar 50 juta rupiah.
“Insya Allah, saya nyumbang Rp 50 juta,” ujarnya
dan langsung disambut applus undangan.
Sedang pengembang Komplek tersebut, Wahyu Utomo, menuturkan
terimakasih kepada walikota yang sudah menyumbang pembangunan masjid yang mulai
dikerjakan sejak 13 Agustus lalu.
“Meski demikian, baru hari ini tim panitia
pembangunan masjid meresmikan peletakan batu pertamanya,” imbuh Wahyu.
Soal estimasi
waktu pengerjaan, sambung Wahyu Utomo, di perkirakan akan rampung dalam jangka setahun. (riz/foto:
rizal)
