BANJARMASIN, banuapost.co.id– Kongres Bahasa Banjar sebagai upaya pelestarian dan pengembangannya, menjadi tuntutan peserta Seminar Pelestarian Bahasa dan Sastra Banjar yang diadakan Unit Pelaksana Teknis Bahasa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Hotel Best Western, Sabtu (30/11).
Wacana ini dikemukakan salah satu nara sumber, Jamal T
Suryanata, yang juga diamini peserta lain. Dalam paparannya, Jamal meminta
seluruh pihak terkait untuk mengambil tindakan nyata dalam pelestarian Bahasa
dan Sastra Banjar.
Tindakan konkret tersebut yang paling mendesak, sesegera
dilaksanakannya Kongres Bahasa Banjar, meski wacana ini bukan hal baru.
“Sudah saatnya pihak terkait segera mewujudkannya. Hal
ini penting, tidak hanya untuk mempertahankan, tapi untuk pengembangan Bahasa
dan Sastra Indonesia,” ujarnya.
Pihak-pihak yang memiliki kepentingan, lanjut Jamal, dapat saling merangkul demi terwujudnya
kongres tersebut.
Menurut Jamal, adalah Balai Bahasa dan pemerintah daerah yang
seharusnya mengambil kendali. Nantinya tentu juga didukung perguruan tinggi dan
insan budayawan.
Kongres nantinya akan menjadi forum besar untuk
merumuskan hal yang berkaitan dengan Bahasa dan Sastra Banjar. Namun sebelumnya,
perlu diadakan pra-kongres. Dibentuk tim-tim penyusun konsep yang akan diajukan
dalam kongres.
“Jika kita akan membuat standarisasi Bahasa Banjar
misalnya, tim ini yang akan merumuskan dan melakukan pengkajian terlebih
dahulu,” jelasnya.
Wacana kongres ini mendapat respon positif dari peserta
seminar. Saat sesi diskusi, banyak peserta yang
memiliki harapan yang sama. Beberapa beserta bahkan turut memberikan
saran prihal rencana kongres Bahasa Banjar ini.
Seminar yang
dihadiri guru, akademisi, budayawan, peneliti, dan jurnalis, berlangsung
efektif dengan antusias peserta sangat tinggi.
Nara sumber dalam seminar ini, Rustam Effendi, Guru Besar
ULM, Ida Komalasari dari STKIP PGRI Banjarmasin, Agus Suseno, budayawan, Jamal
T Suryanata, penulis dan peneliti, Hatmiati Masyud, penulis dan akademisi, serta
Ridho Amalia, Guru Bahasa Banjar. (uza/foto:
ist)
