PELAIHARI, banuapost.co.id– Sedikitnya 140 rumah di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, terendam akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Minggu (9/2) subuh sampai sekitar pukul 14.00 Wita.
Luapan Sungai Batu Tungku, menggenangi empat
Rukun Tetangga (RT) dengan yang paling parah RT 01 tercatat 100 rumah yang
terendam dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter sampai 50 sentimeter, RT 04 30
rumah, RT 06 5 rumah, RT 09 5 rumah.
Selain merendam 30 rumah di RT 04, ruas jalan
kabupaten yang melintas di RT tersebut, ikut terendam sekitar 30 sentimeter.
Meski air merendam rumah mereka sedalam 30
sampai 70 sentimeter, sebagian besar warga masih bertahan di rumahnya
masing-masing.
Sekretaris Desa Batu Tungku, Agung Widodo,
mengatakan, banjir yang merendam pemukiman warga itu akibat durasi hujan yang
cukup lama. Hampir delapan jam sejak Minggu subuh.
“Hujannya sangat lama dan deras. Air mulai
menggenangi pemukiman sekitar pukul 10:00 Wita,” kata sekdes melalui pesan
singkat.
Sekdes juga mengatakan, Wabub Tala Abdi Rahman
didamping Sekda Tala, Dahnial Kifli, dan Camat Panyipatan, sudah
meninjau langsung lokasi banjir.
Hingga Minggu (9/2) malam pukul 23:00 Wita, ketinggian
air masih bertahan. Sementara bantuan sudah mulai berdatangan dan petugas medis
dari PMI Tanah Laut juga sudah stanby di lokasi. (zkl/foto: zul yunus)
