BANJARMASIN, banuapost.co.id– Meski upaya pencegahan terus dilakukan, namun jumlah kasus Covid- 19 di Kalsel malah bertambah. Data Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel, Selasa (31/03) sore pukul 16.00 Wita, jumlah pasien positif terinfeksi virus korona mengalami kenaikan. Dari lima menjadi delapan orang, ada penambahan tiga orang.
Menurut Sekretaris
Tim Gugus TUgas P 3 Covid-19 Kalsel, M Muslim, tiga pasien baru yang positif
terinfeksi, dua dari Banjarmasin dan
satu dari Kabupaten Banjar.
“Dua yang
baru terkonfirmasi positif dari Banjarmasin itu, punya riwayat kontak erat
dengan Pasien Ulin – 1. Keduanya kita beri identitas K-1 dan K- 2. Untuk K- 1,
seorang laki-laki usia 21 tahun. Sedangkan K- 2, perempuan 45 tahun. Keduanya,
tanpa gejala klinis. Saat ini sedang melakukan isolasi secara mandiri,” jelas Muslim.
Sedang
pasien yang baru dinyatakan positif lainnya, lanjut Muslim, berasal dari
Kabupaten Banjar, seorang laki-laki 41 tahun, yang sebelumnya berstatus PDP.
“Saat ini
kondisi kesehatannya belum stabil. Sehingga, terkadang perlu bantuan oksigen,” imbuh
Muslim.
Untuk
lima kasus sebelumnya, terdiri dari dua pasien dari Kota Banjarmasin, satu dari
Tabalong dan dua dari Kabuapaten Banjar.
Selanjutnya,
menurut Muslim, untuk PDP yang dirawat di RSUD Ulin, berjumlah delapan orang.
Berkurang satu dari sehari sebelumnya yang berjumlah sembilan orang.
Untuk PDP
ini, rinciannya, empat dari Kota
Banjarmasin, Hulu Sungai Selatan dan Tabalong masing – masing satu. Serta Kota
Banjarbaru dua orang.
Kenaikan
jumlah juga terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari sehari sebelumnya
sebanyak 1.162, bertamah 69, menjadi 1.231 orang. (emy/foto: ist)